peduli, berbagi info ini:

Warga dusun kerurak kecamatan gangga di lombok utara merupakan korban bencana gempa bumi. Rumah-rumah rata dengan tanah. Pada saat terjadi gempa bumi, kemarau menerpa, tidak ada sumber air. kali kering, sumber mata air hilang, benar-benar tidak ada sumber air. Warga hanya mengandalkan bantuan tangki air dari pemerintah dan itupun hanya datang 2 hari sekali, jika ingin lebih maka warga harus membeli 1 tangki dengan harga Rp. 60.000 per kiriman, pasca gempa kondisi air menjadi sangat parah.

Ada 212 KK warga dusun kerurak ini, semua membutuhkan air. tim sedekah air melakukan survey geolistrik terlebih dahulu mengingat lokasi lombok ini terkenal dengan lokasi sulit untuk dilakukan pengeboran karena berbatu, dan untuk dusun kerurak karena posisi di atas jadi perlu dilihat lagi apakah ada sumber air tanah. Hasil geolistrik tidak menunjukkan hasil yang pasti. Akhirnya beberapa minggu kemudian setelah berhasil melakukan pengeboran di titik sebelumnya di dusun jelantik ( klik di sini) kami melakukan pengukuran kembali. Ada indikasi yang lebih meyakinkan, Bismillah kami lakukan pengeboran.

sebulan kami lakukan pengeboran karena kondisi tanah yang lumayan sulit. Alhamdulillah, Allah memberikan rejeki, warga dusun kerurak berhasil mendapatkan air bersih. Penggunaan air bersih adalah untuk warga dan untuk keperluan masjid al hikmah. Lokasi pengeboran sumur pas sekali depan masjid.

Total biaya pengadaan sarana air bersih adalah Rp118.331.000 dengan biaya pengeboran 97.7 juta; 16.2 juta untuk material pipa, toren, kabel, dan pompa; 4.5 juta untuk akomodasi/transportasi tim ke lombok.

Jazakallah khoir

peduli, berbagi info ini:
ArabicEnglishFrenchIndonesianSpanish
WhatsApp Hubungi kami