Wakaf Air untuk Warga & Masjid Baitul Mu’min Umbulan Kec. Cigeulis Pandeglang

Wakaf Air untuk Warga & Masjid Baitul Mu’min Umbulan Kec. Cigeulis Pandeglang

Bukan masalah baru lagi jika krisis air bersih sering dialami oleh masyarakat Pandeglang, Banten. Apalagi ketika musim kemarau yang berkepanjangan membuat sebagian wilayah di Provinsi Banten banyak mengalami kekeringan, termasuk Kecamatan Cigeulis.

Lokasinya yang berada di dataran tinggi, tidak heran jika wilayah tersebut kerap mengalami krisis air bersih. Bahkan tidak sedikit pula desa di Kecamatan Cigeulis yang mengalami kekeringan sepanjang tahun karena sulitnya mendapat sumber air bersih dan tidak adanya sarana untuk memperoleh air bersih.

Kali ini Sedekah Air berikhtiar membantu membuatkan sumur bor untuk warga dan tempat ibadah di Umbulan Cikadongdong RT/RW 003/005 Ds. Katumbiri Kec. Cigeulis Pandeglang, Banten. 

Beberapa sumur galian dengan rata-rata kedalaman 12 m milik warga banyak yang kering ketika kemarau. Sumber mata air di perbukitan yang biasa dimanfaatkan sebagai cadangan air warga juga ikut mengering. Bantuan dari Pemda setempat juga belum mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. 

Di desa ini terdapat Masjid Baitul Mu’min, namun kondisinya cukup memprihatinkan. Ditambah lagi finansial masyarakat yang masih di bawah rata-rata. Sebagian masyarakat berprofesi sebagai petani serabutan dan kuli. Sehingga belum memiliki dana untuk membangun sarana air bersih.

Lokasi masjid Baitul Mumin berada di perbukitan Pandeglang dengan jarak lebih kurang 15 km yang saat ini belum memiliki sarana air bersih sama sekali. Kalau musim hujan, warga menampung air. Tapi jika musim kemarau, warga harus mengambil air dari sumber air galian yang jaraknya kurang lebih 200 meter dari masjid menggunakan ember. 

Sumber air lainnya milik masyarakat berupa sumur siuk yang terdapat di tebing-tebing batuan yang berjarak lebih kurang 300 m dari pemukiman warga. Airnya bersih dan bisa digunakan untuk minum.

Sayangnya, setelah berikhtiar melakukan pengeboran hingga kedalaman 100 meter, tim Sedekah Air gagal mendapatkan air karena kondisi tanah di lokasi. 

Total biaya pembuatan sumur bor, survey geolistrik dan material lainnya sebesar Rp 27.557.300.

 

Bagikan:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Scroll to Top