Wakaf Sumur Untuk Kampung Sentakdulang, Mekarmanik, Bandung

Wakaf Sumur Untuk Kampung Sentakdulang, Mekarmanik, Bandung

Kampung Sentakdulang merupakan kawasan padat penduduk yang berada di dataran tinggi Kabupaten Bandung. Secara geografis, kampung ini masuk wilayah Kecamatan Cimenyan yang diketahui memang menjadi daerah rawan kekeringan di saat musim kemarau tiba.

Untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari biasanya masyarakat menggunakan aliran dari sumber mata air pegunungan yang jaraknya sekitar 7 kilometer. Mata air tersebut telah dimanfaatkan oleh warga sejak lama yang dialirkan untuk masjid dan rumah-rumah warga secara bergantian.

Namun lambat laun debit air yang dihasilkan oleh mata air semakin mengecil karena meningkatnya populasi penduduk yang secara otomatis menyebabkan peningkatan kebutuhan air bersih. Masalah tersebut menyebabkan warga terpaksa harus menggunakan air bekas mandi untuk mencuci. Kondisi air tersebut tidak bisa digunakan untuk kebutuhan minum ataupun memasak sehingga harus membeli air isi ulang.

Sementara untuk masjid yang berada di kampung Sentakdulang menggunakan sumur galian sedalam 12 meter, tapi kondisinya kering jika 3 bulan tidak turun hujan. Warga harus membeli air dengan harga per tankinya 270 ribu rupiah saat kemarau yang mana hal tersebut dirasa berat oleh masyarakat.

Alhamdulillah setelah melakukan survey dan membuat sumur bor kedalaman hingga 40 meter, Sedekah Air berhasil membantu mendapatkan air bersih yang melimpah. Insya Allah cukup untuk para warga, terutama saat kemarau datang.

Total biaya pembuatan sumur bor, survey geolistrik, pembelian toren dan material lainnya sebesar Rp 27.942.900.

Bagikan:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Scroll to Top