Wakaf Sumur Untuk Warga Kampung Babakan Kiarabuah Sukawening Garut

Wakaf Sumur Untuk Warga Kampung Babakan Kiarabuah Sukawening Garut

Kampung Babakan Kiarabuah berada di dataran tinggi kabupaten Garut yang sering mengalami kekeringan saat musim kemarau, terutama masjidnya yang berada di tengah-tengah perkampungan. Dulunya, masyarakat masih bisa mendapatkan air dari tempat penampungan yang sumbernya dari mata air yang sangat jauh dari kampung ini. Namun karena adanya pembangunan rel kereta api menyebabkan tempat penampungan air tersebut tergusur.

Saat ini warga kampung Babakan Kiarabuah hanya memanfaatkan air dari sumur gali dengan kedalaman rata-rata 9 meter, tapi masih banyak juga warga yang tidak memiliki sumur gali. Belum lagi ketika musim kemarau tiba yang menyebabkan sumur-sumur gali warga tersebut hanya bisa mengalirkan air dengan debit yang minim, bahkan seringkali tidak mengalirkan air sama sekali.

Hal itu menyebabkan bak-bak yang berada di masjid dan sumur MCK menjadi tidak terpakai karena tidak aliran air. Sementara jika terdapat air yang mengalir, air tersebut hanya dapat digunakan untuk keperluan wudhu. Sedangkan untuk keperluan sehari-hari warga harus membeli air tanki 5000 liter secara swadaya.

Sebelumnya warga kampung Babakan Kiarabuah pernah membuat sumur bor dengan kedalaman sekitar 30-40 meter, tapi pengeboran sumur tersebut dihentikan karena terkendala oleh batuan keras dan tidak menghasilkan air.

Alhamdulillah setelah melakukan survey dan membuat sumur bor kedalaman 40 meter, Sedekah Air berhasil membantu mendapatkan air bersih yang melimpah. Insya Allah cukup untuk warga, terutama saat kemarau datang. Sumber air tersebut bisa dimanfaatkan kurang lebih 300 orang yang terdiri dari warga lokal dan perangkat desa setempat.

Total biaya pembuatan sumur, survey geolistrik, pembelian toren dan material lainnya sebesar Rp 21.104.000.

Bagikan:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Scroll to Top