peduli, berbagi info ini:

Setiap manusia pasti ingin mendapat pahala atas apa yang dilakukan selama ia masih hidup. Namun tak sedikit orang yang menginginkan tambahan pahala meskipun ia telah meninggal. Hal ini tak mustahil bagi kehidupan kaum Muslim. Bila Anda memberikan sedekah jariyah, niscaya pahala terus mengalir.

Bagi Anda yang masih asing, tak ada salahnya Anda mendapatkan pengetahuan cukup dan menyeluruh mengenai jenis sedekah ini. Siapa tahu nanti timbul niat untuk bersedekah.

 

Apa itu Sedekah Jariyah?

Sedekah jariyah atau shadaqah jariyah adalah sedekah yang masih menghasilkan pahala kepada si pelaku meskipun ia telah tiada. Dengan kata lain, pahala tidak akan berhenti mengalir. Keberadaan jenis sedekah ini sebenarnya telah ada ratusan tahun lalu.

Banyak Nabi yang menjelaskan tentang sedekah ini. Hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh imam Muslim, Abu Dawud, hingga At-Tirmiddzi menyimpulkan bahwa sedekah yang dimaksud dalam hadis tersebut adalah wakaf.

Tetapi Muhammad bin Abdurrahman bin Abdurrahim al-Mubarakfuri (wafat di 1353 H) dalam kitab Tuhfatal-Ahwadzi, mengatakan bahwa arti dari hadis ini tidak hanya berlaku pada wakaf semata, namun juga tiap aktivitas yang masih berkelanjutan manfaatnya.

قَالَفِيالْأَزْهَارِهِيَالْوَقْفُوَشَبَهُهُمِمَّايَدُومُنَفْعُهُ

Pendapat tersebut memang tidak mengherankan apalagi sebagian ulama sebelumnya juga berpikiran demikian. Pendapat Ibnu al-‘Arabimisalnya yang dikutip dalam kitab Dalil al-Falihinsyarh Riyadh as-Shalihin karya Muhammad Ali adalah Allah menunjukkan rasa empatinya bagi orang-orang yang sudah meninggal. Karena itu, ia juga memberi hak mereka mendapatkan pahala sebagaimana mereka yang masih hidup.

قالابنالعربي: منسعةكرماللهتعالىأنيثيبعلىمابعدالحياةكمايثيبعلىذلكفيالحياةوذلكفيستة: صدقةجارية،أوعلمينتفعبه،أوولدصالحيدعوله،أوغرس،أوزرع،أوالرباط

Menurut Ibnu, ada beberapa hal yang tergolong dalam sedekah jariyah, yakni memberi ilmu yang dapat berguna bagi orang lain, rumah untuk tempat singgah musafir, menjadi anak saleh, menanam pohon, menanam benih di ladang atau kebun, serta menyediakan tempat untuk kaum dhuafa.

Tak lupa juga pendapat dari Abu Hurairahradhiyallahu ‘anhu, yang berkata bahwa Rasulullah bersabda:

إِذَامَاتَالْإِنْسَانُانْقَطَعَعَنْهُعَمَلُهُإِلامِنْثَلاثَةٍ : إِلامِنْصَدَقَةٍجَارِيَةٍ،أَوْعِلْمٍيُنْتَفَعُبِهِ،أَوْوَلَدٍصَالِحٍيَدْعُولَهُ

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, (3) anak shalih yang selalu didoakan orang tuanya.”

 

Dengan penjelasan tersebut dapat dipahami bahwa cakupan sedekah jariyah sangat luas dan bisa merambah ke berbagai bidang selama masih bermanfaat bagi generasi mendatang. Jangan lupa, standar kemanfaatan harus mengacu kepada hal-hal yang telah dibenarkan oleh syari’at.

Sedekah ini membuka peluang bagi para kaum Muslimin untuk bersedekah. Misalnya Anda menyumbang dana untuk membangun sarana pendidikan dan tempat ibadah. Bisa juga digunakan untuk membiayai operasional pendidikan, mendirikan rumah sakit, menyediakan air bersih hingga membiayai kebutuhan anak-anak terlantar. Jadi cakupan Jariyah tidak hanya berlaku pada wakaf untuk sarana masjid saja.

 

Bersedekah dengan Memberi Air Bersih

Bila Anda ingin memberikan sedekah jariyah, memberikan dana untuk mendapatkan sumber air bersih dapat dilakukan. Carilah badan hukum spesifik yang mengelola dana Anda sehingga tidak mudah tertipu.

Air merupakan bagian fundamental bagi kelangsungan seluruh makhluk hidup di bumi. Begitu krusialnya, manusia bahkan hanya bisa bertahan paling lama lima hari tanpa air. Kualitas kesehatan seseorang sangat tergantung pada kualitas air yang ia konsumsi.

Bila kualitasnya buruk, bukan hanya kesehatan manusia yang terganggu tapi juga kualitas lingkungan. Dalam beberapa kasus, air berkualitas rendah dapat menyebabkan penyakit ringan seperti diare, namun ada juga yang berujung kematian. Dalam satu tahun, diare menginfeksi sekitar 4,6 milyar orang, dengan 2,2 juta kasus dari jumlah tersebut berujung fatal.

Anda mungkin tak menyangka bahwa di balik kejernihannya, air juga bisa menjadi perantara untuk menyebarkan penyakit ke seluruh dunia. Jadi dalam proses pengelolaan harus tetap hati-hati.

 

Kebutuhan Air Bersih Tanah Air

Di Indonesia, masalah ketersediaan air bersih masih menjadi masalah. Berdasarkan data Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada September 2017, terdapat sekitar 105 kabupaten/kota, 715 kecamatan, serta 2.726 kelurahan/desa di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara mengalami kekeringan.

Sementara di Yogyakarta, kekeringan melanda di 10 kecamatan di Kabupaten Kulon Progo dan kurang lebih ada 32 desa yang didera kekeringan di 10 kecamatan tersebut. Solusinya, para warga setempat harus segera diberi bantuan air bersih.

Kekeringan merupakan bencana tahunan yang kerap melanda wilayah seperti Bali, Jawa dan Nusa Tenggara. Kondisi ini terjadi bukan hanya pada saat cuaca ekstrem, namun juga ketika musim kemarau normal serupa tahun ini.

Kementerian PU pernah melakukan penelitian neraca air pada tahun 1995. Hasilnya menunjukkan bahwa surplus air hanya terjadi saat musim hujan tiba dan bisa bertahan hingga 5 bulan. Sedangkan ketika memasuki musim kemarau, kekurangan air bisa berlangsung selama 7 bulan. Fakta tersebut menunjukkan bahwa cadangan air yang ada tak lagi memenuhi kebutuhan air penduduk di tiga daerah tersebut.

Dengan bertambahnya penduduk, masalah air bersih pada daerah-daerah yang rentan kering semakin parah. Berdasarkan penelitian dosen Pascasarjana Prodi Studi Ilmu Lingkungan UI, Sutopo, diprediksikan pada tahun 2025, jumlah kabupaten defisit air akan meningkat hingga 78,4 persen. Itu berarti defisit bisa berlangsung lebih dari 7 bulan bahkan sepanjang tahun.

Selain kondisi di daerah-daerah yang rawan kekeringan, masalah air bersih juga sering melanda para penduduk di kota-kota besar. Sungai-sungai tercemar sampah hingga tak tersedianya lahan serapan air mengakibatkan kualitas air yang kian buruk.

Sedekah Jariyah Bersama sedekahair.com

Untuk memberikan sedekah air agar sampai langsung kepada sasaran, carilah lembaga profesional yang memiliki banyak pengalaman dalam bidang ini. Salah satu lembaga nonprofit yang menjadi rekomendasi adalah Sedekah Air. Dengan kegiatan yang terstruktur dan terencana, kami telah membantu banyak pihak untuk mewujudkan mimpinya mengonsumsi air yang lebih layak.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi laman resmi kami di sedekahair.com. Di sana kami menyediakan profil lengkap tempat-tempat yang bisa Anda bantu. Kemudian ketika telah memutuskan mana lokasi yang akan Anda berikan sedekah Jariyah, klik kolom donasi. Anda akan menemukan langkah-langkah bagaimana cara untuk menyampaikan dananya kepada kami.

Bagi Anda yang tidak memiliki dana namun rindu terlibat langsung dalam tim sedekah air, kami terbuka menerima relawan. Anda dapat langsung masuk ke laman http://sedekahair.org/gabung/ kemudian isi formulir dengan data diri lengkap.

Demikianlah informasi mengenai sedekah Jariyah dan mengapa menyumbang untuk kebutuhan air yang harus menjadi prioritas. Kami menanti bantuan Anda dan jangan lupa ajak orang-orang sekitar untuk terlibat. Yuk jangan jemu-jemu menabur kebaikan kecil dengan bersedekah air.

peduli, berbagi info ini:
ArabicEnglishFrenchIndonesianSpanish
WhatsApp Hubungi kami