Wakaf Sumur Untuk Kampung Tareptep, Bandung

Wakaf Sumur Untuk Kampung Tareptep, Bandung

Kampung Tareptep berada di dataran tinggi Kabupaten Bandung yang sering mengalami kekeringan saat kemarau. Air dari Masjid Al-Kamilah yang berada di kampung ini tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan para jamaah dan anak-anak mengaji. Karena kurangnya pasokan air juga berdampak pada pelaksanaan ibadah Sholat Jumat yang harus dilaksanakan secara bergantian dua minggu sekali. Sisanya dilaksanakan di masjid
yang berada di desa lain.

Padahal, di lokasi masjid yang telah berdiri dari tahun 2007 tersebut menjadi salah satu sumber air yang berasal dari mata air kecil yang kemudian ditampung ke satu toren air dan dialirkan ke masjid serta rumah-rumah warga. Saat kemarau debit mata air tersebut sangat minim, tapi ketika musim hujan air yang dihasilkan kotor bercampur lumpur dan tanah merah. Butuh waktu hingga setengah hari untuk mengisi toren sampai penuh saat sedang kekeringan.

Hingga sekarang mata air tersebut masih menjadi satu-satunya sumber yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena tidak ada warga yang mempunyai sumur galian maupun sumur bor di kampung ini.

Alhamdulillah setelah melakukan survey dan membuat sumur bor kedalaman hingga 65 meter, akhirnya Sedekah Air berhasil membantu mendapatkan air bersih yang melimpah. Insya Allah cukup untuk kebutuhan para warga, terutama saat kemarau datang.

Total biaya pembuatan sumur bor, survey geolistrik, pembelian toren dan material lainnya sebesar Rp 35.091.248.

Bagikan:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Scroll to Top